Cara Apik Warga Cirebon Kelola Sampah Plastik

  • 20 Juni 2018

  • Notice: Undefined index: postmapcache_kanal in /var/sentora/hostdata/bsm/public_html/banksampahmalang_com/tpl/__blog.php on line 9

    Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /var/sentora/hostdata/bsm/public_html/banksampahmalang_com/tpl/__blog.php on line 11

    Notice: Undefined variable: f in /var/sentora/hostdata/bsm/public_html/banksampahmalang_com/tpl/__blog.php on line 20

    Notice: Undefined variable: f in /var/sentora/hostdata/bsm/public_html/banksampahmalang_com/tpl/__blog.php on line 20

Liputan6.com, Cirebon - Pengelolaan sampah masih menjadi salah satu pekerjaan rumah yang belum selesai di jajaran pemerintah Cirebon. Volume sampah meningkat sampai 30 persen saat momen libur Lebaran maupun libur panjang di Cirebon, Jawa Barat. Bank sampah menjadi solusi konkret dalam menangani persoalan sampah di Kota Cirebon. Program bank sampah terus bergulir untuk dijalankan di setiap RW. Dari sejumlah RW yang menjalankan program tersebut, beberapa di antaranya dianggap berhasil. Salah satunya di Bank Sampah Secerah Pagi di RW 08, Merbabu Asih, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Berdiri sejak 2013, bank sampah ini berada di bawah naungan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Secerah Pagi.

Ketua KSM Secerah Pagi Agus Priyono mengatakan, membutuhkan kesabaran yang tinggi untuk bersama mengajak masyarakat peduli sampah. "Kami ada empat divisi, yakni komposting, kerajinan daur ulang, kemudian bank sampah itu sendiri, dan divisi edukasi. Keempatnya saling berkaitan," kata Agus, Selasa, 19 Juni 2018. Dia mengaku tidak mudah mengelola berbagai macam sampah yang ada di RW 08, Merbabu Asih. Sejak berdirinya KSM Secerah Pagi, Agus bersama rekannya terus mengedukasi dan mengelola sampah warga. Agus mengaku, sampah yang didapat dari warga sekitar kemudian dipilah untuk diolah kembali, termasuk sampah plastik yang mendominasi bank sampah secerah pagi.

"Kalau sampah bukan plastik seperti makanan atau sejenisnya, kita biasanya dibuat kompos. Nah kalau sampah plastik, kami ada perlakuan berbeda karena lama terurai," ujar Agus. Khusus untuk sampah plastik, diolah pengurus KSM untuk dijadikan kerajinan. Utamanya jenis sampah plastik yang ada di bank sampah secerah pagi adalah kemasan air minum. Dalam pengelolaannya, sampah plastik kemasan air minum tersebut ada yang dijadikan tas hingga asbak. Hasil kerajinan tersebut dijual kepada mahasiswa yang datang ke KSM maupun melalui pameran. "Kalau tidak segera dijual namanya menunda limbah plastik juga. Kami tidak menerima sampah yang mengandung bahan buangan beracun maskipun itu ada unsur plastiknya ya," ucap dia.



SUMBER : https://www.liputan6.com/regional/read/3563567/cara-apik-warga-cirebon-kelola-sampah-plastik